Jumat, 26 Juni 2009

Berhenti Jadi Jurnalis


Berhenti Jadi Jurnalis

Lumba-lumba ketemu air asin. Tepat begitulah keindahan rasanya ketika pertama kali nyemplung jadi reporter bergaji kecil - bahkan tak digaji! - tak lama usai lulus kuliah.

Begitu pula ketika tawaran nyemplung ke air asin itu datang lagi waktu mengandung anak kedua. Wah seger betul rasanya begitu byur! ..

"Jadi jurnalis, jadi wartawan, juga bisa mulia jika yang dikabarkan memang kebenaran dan bisa buat publik tambah cerdas. To make the better world, mulia kan?"

- ups, my beloved baby cry for help ...

Itu jawaban saya waktu seorang pewarta muda merasa 'hina' menjadi jurnalis. Semakin lengkap waktu seseorang - yang ketika itu dia anggap sebagai guru spiritual - bilang bahwa wartawan termasuk dalam golongan orang-orang yang lebih dulu masuk neraka - Demi Allah, sampai sekarang saya belum jumpa mana haditsnya yang mengatakan begitu..

Idealisme memang diciptakan sering tak bersebangun dengan realitas. Tentu saja karena membangun segala yang ideal butuh waktu dan kerja keras.

Pada akhirnya pilihan harus dibuat.

Sedih, pedih, saya minta resign, lebih karena benturan peran, dan jujur saja: alasan pragmatis - gaji tak sebanding dengan kerja serta tergadainya kebersamaan dengan para balita di rumah.

Resign
, bukan karena dilamun realitas-realitas kotor yang saya jumpai di lautan itu. Narasumber galak, susah ditemui, bahkan yang 'gatal' ... justru jadi gelombang yang membuat jurnalistik jadi asyik.

Menulis .. tetap menulis ..

Jadi Perjalanan Bersama Rembulan, memang based on true story

Doa tulus untuk kawan-kawan yang masih ada di lautan itu, dalam senang maupun terpaksa. Semoga jadi jurnalisnya kalian bisa bikin publik tambah cerdas. Semoga jadi jurnalisnya kalianlah yang mengantarkan kalian ke surga kelak.
Share:

welcome to detti's blog

communication scholar & practitioner, hopefully being lifetime citizen journalist, simply laid back ambivert

Mengoptimalkan Google Alerts untuk Media Monitoring

Menyusun panduan optimalisasi google alerts ini sekira dua bulan sebelum ramadhan tahun lalu. Belum sempat di- digital archive , apa daya fi...

Popular Posts