Rabu, 28 Oktober 2009

Para Ibu, Bekerjalah!

Seharusnya tidak jadi polemik, apakah seorang perempuan bekerja atau tidak. Karena mau di luar rumah ataukah just at home, perempuan memang harus bekerja!

Tapi yang harus digarisbawahi, ketika ia memilih keluar ataupun berdiam, pilihan apapun harus dilandasi oleh kepahaman. Bukan semata "harus bekerja (di luar)", karena semua orang toh melakukannya.

"Elo neh, ngurusin domestik melulu!" begitu sergah seorang teman.

"Yak iyalah. Publik kan udah banyak yang ngurusin. Domestikku memangnya bisa diurusin publik."

Segala sesuatu ada waktunya.

Ada waktunya harus lari sprint. Tapi ada waktunya harus lari kecil.

Untuk saat ini, ada amanah-amanah Allah SWT yang tidak bisa saya delegasikan.

Dan tak ada pihak yang layak dizhalimi.
Share:

welcome to detti's blog

communication scholar & practitioner, hopefully being lifetime citizen journalist, simply laid back ambivert

Mengoptimalkan Google Alerts untuk Media Monitoring

Menyusun panduan optimalisasi google alerts ini sekira dua bulan sebelum ramadhan tahun lalu. Belum sempat di- digital archive , apa daya fi...

Popular Posts