Selasa, 25 Maret 2014

Detti Ingin Wujudkan Masyarakat Literasi [Catatan Caleg Naif 3]

Detti Ingin Wujudkan Masyarakat Literasi
(Catatan Caleg Naif 3 - copast profiler)

Rabu, 12 Maret 2014 15:35 WIB


Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Ketertarikan Detti Febrina, calon anggota legislatif perempuan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap dunia informasi, dimulai sejak ia masih kuliah di Universitas Lampung.
      
"Hobi saya juga tak jauh dari minat literasi, yakni membaca dan melahap informasi. Selain aktif di berbagai organisasi intra dan ekstrakampus," kata caleg nomor 3 Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung Selatan Provinsi Lampung, di Bandarlampung, Rabu (12/3).
      
Hobi mantan wartawan (37) yang lahir tepat di Hari Pers Nasional 9 Februari, dimulai pada tahun kedua perkuliahan di Fakultas Pertanian Universitas Lampung dengan mendirikan Kelompok Studi Informasi "Lingkar" yang secara rutin mengkaji isu-isu terkini dan kaitannya dengan tingkat literasi media di masyarakat.
      
"Literasi media mungkin bukan isu yang dianggap signifikan di masyarakat mengingat masih banyak problem asasi kesejahteraan yang lebih perlu untuk ditangani," ujarnya pula.
      
Menurutnya, bak dua sisi mata uang masyarakat literer juga justru bisa menjadi salah satu indikator kualitas kesejahteraan. Bagaimana masyarakat mampu mencari informasi terkait kebutuhan kesehariannya.
  
"Jika dia petani, dia mampu mencari tahu tingkat fluktuasi harga benih maupun produk pertanian misalnya," kata ibu tiga putra yang pernah menghantarkan PKS Lampung menjadi DPW dengan kinerja humas terbaik ini.
      
Kendati demikian, ia setuju bahwa isu kesejahteraan seperti ketersediaan kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan tetap harus dinomorsatukan. Selain itu, menurutnya sebagai caleg perempuan penguasaan terhadap isu-isu perempuan dan anak harus sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan.
      
Menurut istri dosen FISIP Unila Suprihatin Ali ini, baik menjadi wakil rakyat atau profesi apa pun perlu dedikasi.
       
"Perempuan kini punya kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk berkontribusi di ranah publik. Memang tidak mudah. Dukungan suami dan keluarga itu mutlak bagi seorang aktivis perempuan," katanya pula.
      
Detti mengakui motivasi terjun ke dunia politik berawal sejak masih di kampus dan ketertarikannya sejak awal reformasi, sehingga akhirnya bergabung dengan partai.
      
"Jika ingin membuat perubahan masif di masyarakat ya harus terjun juga ke dunia politik, dan akhirnya merasakan kenyamanan bergabung di Partai Keadilan Sejahtera hingga sekarang," kata dia pula.
      
Pernyataan Napoleon Bonaparte "segenggam kekuasaan lebih efektif dibandingkan sekeranjang kebenaran" menjadi inspirasi dirinya untuk lebih memahami arti dari ungkapan pemimpin terkenal Prancis tersebut.
      
"Kenapa tidak, jika kekuasaan itu digenggam oleh orang-orang yang benar. Karena itu saya akan terus mendorong kekuasaan itu dipegang oleh orang yang baik," ujarnya pula.
      
Menjadi calon anggota legislatif merupakan salah satu bagian pilihan politik untuk dijalani saat terjun ke dunia politik. Selain itu juga ingin mengetahui kondisi ril di masyarakat.
      
Isu-isu khas perempuan seperti kesehatan, tenaga kerja, perdagangan manusia dan bidang kesejahteraan rakyat lainnya juga menjadi program untuk diperjuangkan.
     
Dukungan partai untuk maju bertarung menjadi calon anggota legislatif juga cukup besar termasuk finansial. Selain itu keluarga, terlebih suami mendukung penuh untuk menjadi caleg DPRD Provinsi Lampung.
       
"Jika terpilih, keluarga tetap nomor satu, tapi tidak juga menggangu kinerja sebagai anggota Dewan," katanya pula.


Editor: Hisar Sitanggang

http://www.antaralampung.com/berita/272270/caleg-detti-ingin-wujudkan-masyarakat-literasi
Share:

welcome to detti's blog

communication scholar & practitioner, hopefully being lifetime citizen journalist, simply laid back ambivert

Mengoptimalkan Google Alerts untuk Media Monitoring

Menyusun panduan optimalisasi google alerts ini sekira dua bulan sebelum ramadhan tahun lalu. Belum sempat di- digital archive , apa daya fi...

Popular Posts