Sabtu, 09 Januari 2016

Ketika Kompas Bercitarasa Dotcom



Udah lama ga ngompasiana. Edit versi mobile-nya sedikit kurang nyaman, jadi maaf kalo ada salah tata letak caption, dan sejenisnya. Sila jika berkenan.
___

Ketika Kompas Bercitarasa Dotcom

...
Kompas versi cetak mungkin memang harus dipisahkan dari versi dotcom. Demikian pun dengan standar yang ditetapkan. Tidak biasa, karena Kompas yang sudah jadi patron media di negeri ini tampaknya harus menyesuaikan diri dengan logika media dotcom.

Sederhananya, logika bagaimana agar link berita diklik sebanyak mungkin melalui pilihan diksi, ilustrasi, repetisi unggah (upload) link, unggahan video ringan - bahkan bukan soft news 😀 - yang berpotensi viral dan ramah klik.

Dan cukup wow - ahaha, ini menurut saya yang paling epik - penggunaan feeling emoticon.
...

Selengkapnya:

http://m.kompasiana.com/detti.febrina/ketika-kompas-bercitarasa-yah-dotcom_568a9e6f25b0bdac0a6ce07f
posted from Bloggeroid
Share:

welcome to detti's blog

communication scholar & practitioner, hopefully being lifetime citizen journalist, simply laid back ambivert

Mengoptimalkan Google Alerts untuk Media Monitoring

Menyusun panduan optimalisasi google alerts ini sekira dua bulan sebelum ramadhan tahun lalu. Belum sempat di- digital archive , apa daya fi...

Popular Posts